Sabtu, 08 Januari 2011

Siklus 18 bulan pacaran


Kamu sudah berpacaran lebih dari satu tahun? atau tepatnya 18 bulan? kalau jawabnya Ya… mungkin kamu akan sedikit membelokkan arah dan tujuan dari pacaran yang selama ini dijalani. Dari tujuan semula pacaran mungkin sekedar have fun, atau mencoba dan mencari kecocokan, berubah ke arah yang lebih serius. Setelah sekian lama berpacaran, akhirnya kamu sadar bahwa mungkin dia (pacar kamu) memang telah menjadi jodoh bagi kamu, sehingga akhirnya kamu pun punya komitmen bahwa pacaran yang kamu jalani saat ini, setidaknya (atau malah harus) berakhir ke jenjang yang lebih serius dan sakral yaitu pernikahan.


Tapi… di dunia pacaran atau percintaan dikenal adanya siklus 18 bulan? percayakah kamu dengan teori siklus 18 bulan tersebut? atau mungkin kamu baru mendengar teori siklus 18 bulan dalam pacaran? Oke, secara singkat teori “Siklus 18 bulan dalam pacaran” mengatakan bahwa setelah 18 bulan pacaran, seorang wanita (cewek) akan lebih serius dalam membina hubungannya dan berpikir bahwa 18 bulan adalah waktu yang cukup untuk tahap pendekatan, dan sudah saatnya untuk hubungan yang lebih serius, yaitu pertunangan atau kalau mungkin pernikahan. Tapi… bagi seorang laki-laki setelah 18 bulan pacaran, dia bakal meminta tambahan waktu 18 bulan lagi (sebelum memutuskan untuk lebih serius, bertunangan atau menikah), dengan alasan dia ingin lebih meyakinkan diri bahwa kamu (pacarnya) memang benar-benar jodohnya, disamping alasan lain yaitu ingin meyakinkan diri bahwa memang tidak ada pilihan lain (wanita lain) yang lebih baik selain kamu.
Jadi, percaya nggak nih kamu dengan siklus 18 bulan dalam pacaran?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


ShoutMix chat widget

.:: Google Translate ::.

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts

.:: News Online ::.