Untuk
membuatnya, kupas kedua ujung kabel UTP dengan menggunakan gunting,
setelah dikupas maka akan terlihat lagi delapan kabel dengan warna
berbeda. Kalian dapat melihat contohnya pada gambar dibawah ini:
Setelah
itu, susun warna kabel sesuai tipe kabel UTP yang ingin dibuat (dalam
hal ini tipe Cross). Susun/ hitung dari kiri ke kanan. Warna kabel
standar yang biasa diatur saat membuat kabel UTP cross adalah sebagai
berikut:
Hal
yang perlu diperhatikan saat membuat kabel cross adalah perbedaan
warna kabel pada kedua ujung kabel. Pada gambar diatas kalian melihat
terdapat dua buah contoh warna kabel TIA/EIA 568A Wiring dan TIA/EIA 578B
Wiring. Pada ujung A kalian dapat melihat aturan warna standar dari
kabel warna 1 sampai 8. Kemudian pada ujung B, kabel 1 pada ujung A
bertukar posisi dengan kabel 3, dan kabel 2 bertukar posisi dengan kabel
6.
Sedikit tips yang dapat saya berikan, saat membuat kabel pada ujung pertama, kalian tidak harus terpaku pada kabel dengan warna seperti gambar diatas. Kalian dapat membuat kabel dengan warna bebas terserah kalian. Tapi ingatlah, saat membuat kabel pada ujung yang kedua, kalian hanya perlu menukar posisi antara kabel 1 ke 3 dan kabel 2 ke 6.
Sedikit tips yang dapat saya berikan, saat membuat kabel pada ujung pertama, kalian tidak harus terpaku pada kabel dengan warna seperti gambar diatas. Kalian dapat membuat kabel dengan warna bebas terserah kalian. Tapi ingatlah, saat membuat kabel pada ujung yang kedua, kalian hanya perlu menukar posisi antara kabel 1 ke 3 dan kabel 2 ke 6.
Setelah itu, kalian dapat langsung memasukkan kabel tersebut kedalam konektor RJ-45 atau kalian dapat mengatur warnanya sesuai keinginan kalian atau seperti pada gambar standar warna diatas. Tapi ingatlah hubungan antara kabel 1 - 3 dan 2 - 6.
Konektor RJ-45:
Jika sudah memasukkan kedelapan kabel, gunakan crimping untuk mematenkan kabel, agar kabel tidak bisa lepas lagi dari konektor dan tembaga yang terdapat dalam konektor menyentuh tembaga pada kabel.
Crimping:
Jika
kedua ujung kabel sudah dipasang konetor RJ-45, pasang pin-pin
tembaga dan kabel dengan crimping. Dan terakhir, tes dengan LAN
tester/ cable tester untuk memastikan apakah kabel dapat berfungsi
atau tidak.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar